Seperti yang aku pernah katakan di
blog ku sebelumnya, aku janjiin tentang tips-tips buat minna-san yang pingin ke
Jepang sendiri.
Oke…
Kalau dari
pengalaman ku sendiri waktu ke Jepang bulan Oktober 2016 lalu.
Waktu itu,
kebetulan aku dapat tiketnya pas lagi ada promo Garuda Indonesia (aku lupa
bulannya), sepertinya sekitar Juni-Juli gitu deh... seinget ku... (maaf kalau
salah).
Nah
ngomong-ngomong tips! Kalau minna-san pergi ke Jepang beberapa hal yang bisa
jadi refrensi buat minnasan.
1. sebelum beli
tiket, rencanakan dengan matang:
- Berapa lama hari
yang minna-san perlukan untuk menikmati negeri Sakura.
- Kemana saja
tempat yang ingin minna-san inginkan.
- Sebelum beli
tiket! Cek dahulu kondisi iklimnya.
Karena seperti
pengalaman ku waktu bulan Oktober itu, aku berencana untuk ke Jepang bulan
pertengahan Oktober untuk bisa melihat momiji,
tapi karena perkiraan yang tidak tepat, ternyata pas aku cek di website untuk
perkiraan iklim dan musim disana, ternyata antara satu daerah di Jepang dengan
daerah di Jepang yang lain ternyata momiji
nya tidak serentak. Jadi pas aku lihat di website nya ternyata tempat yang momiji nya sudah merah hanya dari
Hokkaido sampai Nikko saja. Sedangkan untuk Tokyo sampai selatan Jepang, masih
dikatakan baru memasuki musim gugur. Jadi memang disana perubahan musimnya
tidak terjadi secara serentak. Jadi menurutku alangkah baiknya jika sebelum
berpegian atau bahkan membeli tiket, pastikan dulu musimnya.
Jadi, misalnya
minna-san ingin pergi ke Jepang dengan tujuan untuk melihat sakura, sebaiknya
coba cek di website ini: http://www.japan-guide.com/e/e2011_when.html
, untuk memastikan kapan minna-san bisa melihat sakura. Jadi minna-san nanti ga
akan takut kecewa datang pas timingnya ga tepat.
- Coba cek, apakah
di tanggal-tanggal pas minna-san pergi kesana ada festival (matsuri) yang akan diadakan tidak?
Misalnya waktu
akau di Jepang bulan Oktober lalu, kebetulan tanggal 22 Oktobernya ada Jidai
Matsuri (untuk keterangan Matsuri bisa lihat di blog tentang Festival di Jepang),
nah sekilah info aja, Jidai Matsuri adalah festival yang diselenggarakan di
Jepang untuk mengingat sejarah-sejarah peradaban di Jepang, jadi minna-san bisa
lihat peradaban masyarakat Jepang dari era Meiji, sampai era paling kuno. :3
(untuk peradaban
akan ku jelaskan di blog selanjutnya). Nah kalau untuk melihat matsuri-matsuri
itu nanti akan kujelaskan di blog selanjutnya jug, tentang Matsuri di Jepang.
Balik lagi
ketopik, jadi kenapa aku sarankan untuk mengecek jadwal Matsuri, karena kalau
menurutku aku sangat saranin minna-san untuk coba melihat festival-festival
kebudayaan mereka. Terus terang gak akan kecewa deh! Aku malah pingin lagi
nontonin Matsurinya. Oh ya bocoran nih! Jidai Matsuri itu diselenggarakannya di
Kyoto, festivalnya itu adalah festival parade, dan Jalurnya adalah dari istana
kekaisaran di Kyoto (Kyoto Imperial Palace) sampai ke Kuil Heian. Kemarin itu jadwalnya
dari jam 12 siang (Kyoto Imperial Palace) sampai 4 sore (Kuil Heian).
![]() |
| Jidai Matsuri:Sumber Google |
Oh ya, untuk jadwal festival tahun ini, bisa minna-san cek di website ini:
Balik! Ke topik awal!!
Tips lain!
Berkenaan dengan Hotel nih!
1. Kalau hotel aku saranin cek lewat
https://www.agoda.com/id-id/?cid=1753795,
karena menurutku ini website cukup bisa depercaya, dan harganya lumayan sesuai
dengan hati dan dompet. Untuk Hotel klo kalian ke Tokyo Aku saranin Sotetsu
Fresa Inn Tokyo Kyobashi, karena selain harganya masih enak di dompet,
tempatnya juga enak banget! Dekat dengan stasiun Tokyo. Selain itu dekat
Daimaru. Hehehehe…
Oh ya ngomong-ngomong Daimaru,
kalian pasti bertanya-tanya, apa itu Daimaru?
Daimaru itu ibarat department store nya khusus makanan,
jadi ibarat kalau disini departemen store kayak Sogo dan Matahari isinya baju
semua. Nah Kalau di Daimaru itu isinya makanan semua! WOW! Dan di stasiun Tokyo,
Daimaru ada di Basement, dan Daimaru ada dua lantai, dan isinya makanan semua!
Tapi… jangan harap bisa makan di
tempat… karena ga ada tempat duduk sama sekali.
T-T
Jadi kalau mau
makan, bisanya dibungkus, dan bawa balik ke hotel.
(selanjutnya
tentang Daimaru akan ku jelasin di blog ku yang lain tentang spot2 asik di
Jepang)
![]() |
| Daimaru at Tokyo Station (sumber: Google) |
2. Ah! Selain itu,
kalau menurut saranku, sebaiknya pilihlah hotel yang dekat dengan stasiun atau
tempat makan, atau dekat dengan destinasi tujuan minnasan.
3. Kalau kalian ke
Fuji, aku sangat sarankan Ryokan Shiki No Yado Mt. Fuji, tempatnya bagus
banget! Depan hotel danau Kawaguchi, salah satu danau terbesar dan terkenal di
Jepang, dan mintalah kamar yang menghadap arah gunung fuji. :3{ disitu kalian
bisa dapat menikmati dua pemandangan luar biasa sekaligus.), Selain itu, di
hotel ini, juga ada Onsen!! Siap-sipa saling liat-liatan, hehehehehe... Oh ya,
selain itu, di hotel ini, makan dijamin dua kali sehari! Jadi ga perlu khawatir
ama makan pagi dan malam. karena disitu jarang ada tempat makan, selain ada
satu cafe dekat dengan danau Kawaguchi, letaknya disebrang hotel. (lupa
namanya).
4. Kalau Osaka,
aku paling saranin IBIS Styles Osaka, karena itu tempatnya tepat dibelakang
Dontobori.
Dontobori itu
adalah surga kuliner di Osaka! Disitu kalian gak perlu khawatir lagi buat nyari
makan, karena dari ujung keujung isinya makanan semua!! WOW! Tinggal kalian
bakal pusing nyari tempat makan yang kalian pinginin. (/O3O)/{karena saking
banyaknya)
Di Osaka, kalian
gak perlu khawatir ga ada yang bisa bahasa Inggris. Soalnya di Osaka, apalagi
di Dontobori, banyak orang asing yang jadi pekerja disitu, apa lagi kalau
kalian bisa bahasa mandarin... (disana banyak orang China atau Taiwan), bahkan
kalian bisa ketemu orang Indonesia juga! Kebanyakan sih pelajar. Oh ya! Bahkan disana
juga sering ada turis dari Korea! (buat yang fans Korea). ;P {soalnya kadang
ada AL Korea yang singgah disitu... sapa tw ada yg singgah dihati minna-san ;P)
Buat
transportasi!!
Minna-san aku
paling saranin kartu JR PASS, karena:
1. JR Pass,
adalah kartu masuk terusan yang bisa minna-san pake tiap kali minna-san
bolak-balik masuk stasiun yang merupakan
JR punya. (Jangan masuk subway! Karena itu beda)
2. JR Pass, bisa untuk minna-san beli
tiket shinkansen!
Menurut pengalaman ku, bulan Oktober
tahun lalu, waktu itu aku dapat situasi dimana aku cuma beli tiket shinkansen
arah Tokyo-Kyoto, padahal mestinya aku juga beli untuk arah Fuji dan Nikko. Alhasil,
aku harus beli tiket shinkansen lagi… pikirku… eh ternyata pas aku urus tiket shinkansen untuk dua tujuan itu, sama
petugas yang mengurusi tiketnya, ternyata aku hanya perlu menunjukan kartu JR
Pass dan langsung dapat tanpa perlu bayar lagi. Selain itu JR Pass juga bisa
dipakai untuk semua jenis transportasi yang merupakan satu perusahaan dengan
JR. Jadi kalau minna-san pakai JR Pass, minna-san gak perlu lagi bayar atau
susah-susah rogoh kocek buat bayar ongkos kereta, bus, dll yang merupakan milik
perusahaan JR, karena minna-san udah punya kartu terusannya, jadi cukup kasih
liat aja kartu JR Pass nya.
Oh ya ngomong-ngomong JR pass…
JR Pass sendiri punya paketnya loh,
selain itu juga ada ketentuannya, termasuk jenis shinkansen yang bisa minna-san
dapet. Karena ga semua shinkansen, minna-san bisa dapat naiki.
Tapi tenang saja untuk urusan
keretanya, semua akan tertera dalam tiket shinkansen yang minna-san dapet. So,
minna-san hanya perlu mencari peron dan jadwal shinkansen yang sesua dengan
jenis dan nomor shinkansen yang tertera dalam tiket minna-san.
Oh ya, untuk paket dan ketentuan
tentang JR PASS, minna-san bisa lihat di website resmi dari JR PASS:
3. Suica dan Pasmo…
Jadi Suica dan
Pasmo ini ibarat kartu Flash disana. Aku kurang saranin sih... apa lagi kalau
minna-san sudah punya JR PASS... tapi... kalau kalian ingin, aku saranin Suica.
Karena:
1. Suica punya JR,
dan itu dipakai dimanapun, bahkan menurut pengalamanku bahkan sampai Nikko dan
Fuji, Suica paling banyak di pakai. (Di Kyoto Juga).
2. Pasmo, hanya
bisa digunakan di daerah seperti di Tokyo, jadi kurang mencakup banyak tempat
di Jepang. Jadi aku kurang menyarnkan.
Oh ya, lalu apa
urusannya kedua kartu itu dengan transportasi?
Fungsi kedua kartu
itu sudah ku jelaskan semacam kartu flash
disana, jadi dengan kartu itu minna-san bisa bayar transportasi yang
memiliki lambang suica atau pasmo, hanya dengan tapping. Jadi gak perlu rogoh kocek susah-susah buat nyari receh.
(di Jepang, kalian
akan lebih banyak menemukan uang koin ketimbang uang kertas. Bwahahahahaha… :P)
Jadi sebenarnya,
menurutku dengan JR PASS aja, sebetulnya sudah amat cukup, kalau kalian hanya
kemanapun di Jepang. Kecuali kalau kalian pergi ke daerah tertentu yang punya
jenis kartu transportasi tertentu, seperti di Nikko.
Oh ya, untuk JR
Pass, kalian bisa mengurusnya di agen travel, dan aku saranin di HIS, waktu itu
aku belinya disana, dan memang hanya ada disana. :3{HIS itu agen travel asli
dari Jepang, jadi bisa dipercaya pelayanannya. Kalau mau urus visa, dengan agen
ini saja, dijamin cepat!)
Kalau mau masuk
arena main seperti Osaka Universal Studio, dan Disney Land / Disney Sea
1. tips ku! Jangan
pernah kesana kalau sedang ada event apapun!
Karena seperti
pengalamanku waktu itu, aku datang ke Universal Studio padahal pas hari biasa
(a.k.a hari orang kerja dan sekolah), tapi tebak apa yang kulihat di pintu
masuk?
Manusia yang
begitu banyak menunggu mengantri tiket didepat loket… WOW!! Baik anak sekolah
maupun orang kerja! Busyeet! Aku pikir juga apa mereka bolos?
Tapi ternyata! Disana
memang begitu, setiap di bulan yang ada season seperti, Halloween, Natal, dsb. Tempat-tempat
main seperti itu pasti akan diserbu oleh banyak orang di Jepang, tidak peduli
hari libur atau hari biasa. Jadi saranku jangan kesana pas bulan-bulan yang ada
seasonnya!
Eits! Tapi kalau
pun kalian mau kesana, aku paling saranin buat beli tiketnya di agen travel! Seperti
di HIS. :3 Jadi, pas mereka berdempet-dempet ngantri kalian tinggal masuk
layaknya boss! Oh dan jangan lupa tiket terusan!! Biar bener-bener masuk wahana
like a boss. :3{karena dijamin di bulan2 itu, wahana apapun ngantrinya pasti
akan bikin males duluan, saking panjangnya)
2. Disney Land dan
Disney Sea!
Bedanya apa??
Bedanya adalah di
Disney Land kalian akan lebih banyak menemukan spot-spot buat nongkrong
ketimbang main. Sedangkan buat kalian yang lebih mencari attraction, aku paling saranin buat ke Disney Sea, karena wahananya
permainannya lebih banyak. Bahkan aku paling saranin banget! Kecuali minna-san
mau bawa anak kecil atau orang tua yang udah ga mungkin naik jet coaster dan
sebagainya, aku saranin ke Disney Land. (6O3O)
Ngomong-ngomong di Disney Sea, lebih
banyak wahana ekstrim ya! Jadi hati-hati yang punya penyakit!
And bocoran nich!! Kalau di Disney
Sea paradenya ga keliling jalanan, tapi keliling danau buatan! Seru abis! Soalnya
bukan pake mobil gitu, tapi pake kapal! :D{keren abis!!)
Kalau makan Bebek!!
Hati-hati yang pengen makan bebek di
sana! Yang ada kalian bukannya dapet dagingnya, malah cuma dikasih kulitnya…. Wkwkwkwk…
=-=;
Soalnya pengalamanku makan di salah
satu restoran di Takashimaya, Shinjuku. Waktu itu, aku pesen bebek Peaking seingatku setengah ekor, eh ternyata, yang disuguhi cuma kultinya doang, sedangkan
dagingnya ampir aja dibuang…
Jadi kronologisnya, pas mau makan
malah dikasih kulitnya doank itu berawal dari ketidak tahuan aku tentang budaya
makan bebek disana. Jadi kenapa cuma dikasih kulitnya doang… sampai sekarang
masih jadi misteri buatku, tapi kalau boleh kutebak, sepertinya antara repot,
bau, atau takut flu burung, dsb. Nah jadi, ceritanya aku ama keluarga ku pesen
bebek peaking di restoran China di situ, nah pas bebeknya keluar, kulihat salah
satu pelayan disana kulihat lagi motongin, tapi dilihat cara potong bebeknya
beda, dan aneh karena terlihat seperti sedang mengiris diantara daging dan kulitnya,
ya… awalnya kupikir mungkin cara motongnya gitu kali…
Tapi, gak lama kemudian, bebeknya
datang… tapi kulitnya doang… awalnya kupikir mungkin dagingnya nyusul… tapi…
nunggu beberapa menit kemudian kok dagingnya ga muncul??
Lalu kutanya dengan manajer atau
kepala pelayannya, kenapa dagingnya ga ada?
Dan si pelayan ngejawab, kalau
disini (restoran) itu, daging bebek tidak pernah disajikan, dan hanya kulitnya
saja yang disajikan. Waduh! Gara-gara itu, kebayang deh shocknya bokap dan
nyokap sekaligus aku ama kakak kun…
Bebeknya mahal, tapi disajikannya
begitu saja… busyeet!! Lalu, kronologisnya kenapa aku bisa dapetin dagingnya,
meskipun dagingnya rasanya hambar dan setengah matang, itu karena aku coba
protes, dsb… dan untungnya ada pelayan yang dari China, yang membantu saya
menjelaskan bahwa di negara Indonesia, dan seperti di kebanyakan negara dengan
penduduk keturunan China cara makan bebek yang seperti itu, justru bukan hal
yang lazim, karena kita biasa makan bebek sama dagingn dan kulitnya. Akhirnya
setelah berapa lama saya berargumentasi, akhirnya si pelayan yang orang
Jepangnya ngalah, dan akhirnya ngasih… wkwkwkwk…
Tapi justru keluarga ku jadi kapok
makan bebek di Jepang… (=_=;)
Jadi buat kalian yang keturuna
Tionghoa, kalau makan bebek di Jepang, please tanya dulu apa dimakan ama
dagingnya apa Cuma kulitnya…
“Ano, sumimasen, kore ha hada shika tabemasenka? niku
to isshoni tabemasuka?”
^ sekiranya, cobalah tanyakan
dengan kalimat itu.
Kalau dia bilang
“Hai, niku to hada mo tabemasu”
berarti intinya daging ama kulitnya dimakan, jadi kalau mau pesan silahkan.
Tapi kalau ada istilah...
“iie... ” maka sebaiknya kalian
jangan coba-coba, kalau tidak ingin uang kalian lenyap, hanya dengan makan
kulit bebek… (/T_T)/
Kalau makan mcd!!
Hati-hati kebanyakan makanan di
Jepang pake minyak babi!
Dan kemungkinan makanan di
restoran cepat saji di sana make minyak babi, makanya wangi! >-<
Kalau yang anti
babi... agak... waspada...
!! And berhubung mayoritas orang
Indonesia adalah penggemar berat cabe... aku saranin bawalah satu botol cabe! Karena disana kalian hanya akan menemukan cabe bubuk dan
wasabi… (/O3O)/ No sambalado!! Eh..
sambal…
(cabenya dimasukin
ke bagasi ya!! Jangan di tas… ntar malah disuruh buang.)
Oh, dan dari
pengalamanku, pernah ada satu orang Indonesia yang bawa payung tapi gagangnya
berbentuk samurai. Hati-hati, kalau kalian punya benda semacam itu, mau itu
benda tajam ataupun cuma imitasi, aku saranin sebaiknya taruh bagasi! Karena
seperti bapak yang satu ini, justru payung dia ditahan gara-gara cuma karena
bentuk gagangnya yang seperti gagang samurai. ( O3O;)
De... sekian tips, dari ku... semoga bermanfaat.
Kalau ada komen atau saran yang membangun silahkan...
masukan dari para pembaca akan menjadi pembelajaran yang baik untuk saya.
Maklum baru pertama kali bikin blog jalan seperti ini.
Jadi mohon dukungannya.
よろしくね。
![]() |
| Hetalia Japan, By Himaruya Hidekazu |





No comments:
Post a Comment