Saturday, January 7, 2017

Tips Jalan-jalan ke Luar Negeri (Jepang)

Konnichiwa !!
Jalan-jalan ke Jepang, pasti enak banget !
Pasti banyak orang yang ingin pergi berkunjung ke negeri Sakura. Ya meskipun budget yang diperlukan mahal… -_- ;
Memang tidak bisa dipungkiri untuk bisa pergi berkunjung ke negeri Sakura memang membutuhkan dana yang tidak sedikit. Ditambah jika kita mengingat bahwa di sana masih sedikit orang Jepang yang bisa berbahasa Inggris…
Tentu itu akan menambah tantangan tersendiri bagi para travelers yang ingin pergi berlibur kesana.
Maka tidak heran jika banyak orang yang memilih menggunakan jasa travel supaya ada tour guide (pemandu) yang dapat membantu minna-san untuk bisa menikmati negeri Sakura tanpa perlu khawatir kendala bahasa.
Aku juga setuju, memang enak jika menggunakan jasa travel yang menyediakan jasa tour guide, jadinya kita gak perlu khawatir dengan bahasanya, plus ! gak perlu capek-capek buat ngurusin segala keperluan (cukup ingat pasport, keperluan sehari-hari, dan duit (buat jajan)), selain itu untuk urusan makan, kita tidak perlu repot mengkhawatirkannya, karena semua sudah diurus oleh agen travel. Kemudian ditambah, tidak perlu khawatir capek jalan, karena pasti akan disediakan bus dan segala bentuk transportasi, jadi gak perlu capek-capek jalan.
But !
Jalan sendiri menurutku juga memiliki keunggulannya tersendiri loh !
Nah berikut aku ingin kasih tau nih, kelebihan dan kekurangannya ketika kalian pergi berlibur ke Jepang, atau kemana pun kalau pakai jasa pariwisata, dengan jalan sendiri. :3
Semoga bermanfaat.

Jalan-jalan pakai jasa travel  (alias pake tour guide).

Seperti yang sudah aku sebutkan sebagian diatas, kalau berpegian dengan menggunakan jasa tour guide dari agen travel yang resmi, memang akan memberikan keuntungan tersendiri.
1. untuk mengurus tiket, pasport, hotel, makan, transportasi, dan segala bentuk dokumen-dokumen untuk mengurus izin perjalanan semua pasti ditanggung dan diurusin oleh biro perjalanan. So minna-san ga perlu capek-capek dari awal untuk mengurusi itu semua. Alias, minna-san cukup memikirkan baju, peralatan sehari-hari minna-san, dan jangan lupa uang (nanti ga bisa jajan), hehehehe...

2. Kalau sudah tiba disana, minna-san gak perlu khawatir transportasi, atau cara menuju hotel ataupun tempat tujuan, karena dari biro travel, minna-san pasti akan disediakan fasilitas transportasi yang nyaman, yakni bus pariwisata :P (bohong klo ga tw). So minna-san kalau mau pergi kemanapun cukup duduk manis, dan menikmati kanan-kiri minna-san, dan dalam waktu sekejap bapak untensha-nya (driver) akan mengantarkan minna-san menuju tempat tujuan.

3. Untuk makan, tenang minna-san pasti akan diberikan makan tiga kali sehari, bahkan pas kalian makan akan diberi makanan bejibun. Kadang ampe perut berasa mau meledak... -_-;
Kalau pake jasa travel, pasti minna-san akan diberi makan yang enak, dan kalian ga perlu pusing memikirkan ‘mau makan dimana, atau mana yang murah, dsb’, karena yang jelas udah dipersiapkan oleh agen travel, Desukara... minna-san cukup datang, duduk manis, and makan dengan lahap ampe, kalian puas. Udahannya gak perlu mikirin bill, ya iyalah, kan bill-nya udah minna-san bayar pas mengurus pembayaran untuk ikut program mereka, so yang bayar sebenarnya kalian Cuma diwakilin sama agen travel. Jadi pas selesai, tinggal cabut. :P

4. Kalau kalian jalan-jalan pake agen travel, untuk urusan hotel minna-san ga perlu khawatir, karena agen travel minna-san pasti akan memberi hotel yang minimal bintang tiga, tapi seringnya sih dikasih yang diatas bintang tiga... (bintang kejora)... hehehehe... kali...
Ngomong-ngomong hotel, apalagai kalau kita ngomongin di Jepang, well... harganya kalau yang bintang tiga aja jarang ada yang dua jutaan… so, kalau lewat agen travel yang bisa kasih lebih murah... itu biasa karena si agen travelnya punya kerja sama, jadi bisa dapet diskon. Coba kalau minna-san yang pesen sendiri... harganya mesti bikin dompet nangis... T-T.
Jadi... enaknya kalau pake agen travel, minna-san gak perlu khawatir soal hotel, alias kalian cukup duduk manis, dan tiba-tiba kalian akan berada di hotel yang kadang bikin melongo... saking kerennya, and kalian cuma dukup nungguin kunci kamar, and bisa langsung cabut tidur ke kamar minna-san. :P

5. Ngomong-ngomong yang pentingnya... kalau minna-san pake agen travel, juga enak apalagi kalau minna-san pergi ke tempat-tempat yang sejatinya susah kalau minna-san pingin masuk sendiri. Seperti pabrik, ataupun tempat-tempat tertentu. Kalau pergi sendiri kadang gak diizinin masuk, apalagi kalau itu pabrik... beugh... tapi, kalau dengan tour guide dari agen travel resmi, tenang aja, minna-san ibarat bagaikan direktur utama pabrik itu. 100% pasti boleh masuk. X3

6. Enaknya kalau pergi dengan agen travel, udah pasti minna-san dapet temen baru (mungkin jodoh) dan kalau pergi ke arena bermain seperti Disney Land, ga bakal bosen, karena rame2!

7. Yang penting! Enaknya kalau minna-san pake agen travel! Pastinya minna-san gak perlu khawatir dengan kendala bahasa. Apalagi kalau minna-san ke negara yang kebanyakan penduduknya masih asing dengan bahasa Inggris, contohnya seperti di Jepang. Kalau pake agen travel, sudah ada sang pemandu wisata A.K.A tour guide yang akan menjadi perantara minna-san untuk berbicara. So, tidak ada masalah tidak bisa bahasa mereka. :D

Tapi...
Jalan-jalan sendiri juga ada keuntungannya sendiri...
Keuntungannya tuh seperti:
Kalau menurut pengalamanku waktu ke Jepang sendiri sama keluarga:
1. Untuk budget, minna-san bisa menekan budget sampai semurah-murahnya menurut minna-san. Karena, menurutku kalau agen travel kan gak mungkin kasih minna-san fasilitas serba budget, karena itu akan menurunkan kualitas pelayanan mereka. So kalau pake agen travel murahnya mereka, belum tentu murah di hati minna-san. Karena kalau pihak mereka, lebih baik mahal sedikit tapi pelayanannya memuaskan, ketimbang budget terbatas tapi pelayanannya bikin kesel. Ya kan...?
So enaknya kalau minna-san pingin perjalanan yang irit isi dompet, lebih baik berpegian sendiri. Sebab minna-san bisa atur sendiri budget yang minna-san inginkan. Mulai dari hotel, hingga tempat makan, semua bisa diatur sesuai dengan kemampuan yang sesuai dengan keinginan minna-san.

2. Selain itu, kalau pergi sendiri enaknya, minna-san bisa pergi ke tempat-tempat yang memang sesuai dengan hati minna-san. Karena menurut pengalamanku, biasanya kalau pakai agen travel, kebanyakan perginya ketempat-tempat yang belum tentu minna-san bakal sukai. Kalau dari pengalamanku yang terakhir di Shanghai... tempat-tempat yang dikunjungi kebanyakan seperti tempat penjual obat, toko perhiasan, and rumah teh... a.k.a tempat shopping orang tajir... (=_=), yah... soalnya itu juga dapet kursi dari undangan oma yang tinggal di Hongkong... (namanya juga undangan...).
Terus terang waktu itu, bener-bener bosen banget. Mana tempatnya cuma ngeliatin orang shopping mulu... kalau orang tajir, belanja itu hal yang berbeda... (yang belanja kebanyakan mak-mak dan bapak-bapak), yang anak mudanya bengong... Sedangkan kalau minna-san pergi sendiri tanpa diatur jadwal travel, minna-san bisa atur sendiri kemana minna-san ingin. Terus terang seperti pengalamanku di Jepang beberapa bulan yang lalu. Aku sendiri merasa puas, karena bisa mengunjungi tempat-tempat, dan bahkan festival kebudayaan sana yang belum tentu bisa minna-san rasakan kalau ikut agen travel.

3. Kalau pergi sendiri, minna-san bisa merasakan berbagai macam pengalaman tak terlupakan yang belum tentu akan dirasakan kalau minna-san ikut travel. Misalnya, kalau dari pengalamanku waktu di Jepang beberapa bulan yang lalu. Nyari jalur kereta ampe ngerasain rasanya naik kereta di jam-jam rush hour (kemana-mana pakai kereta). Di Jepang, seperti di Tokyo dan Osaka, minna-san kalau jalan sendiri, pasti akan merasakan yang namanya naik kereta setiap hari. Karena disana kereta (subway, JR) adalah salah satu jenis transportasi yang sering digunakan oleh masyarakat sana untuk berpegian, baik ke kantor, ke sekolah, dll. Disana jarang menggunakan Taxi, apalagi kendaraan pribadi, kecuali sepeda. Selain Kereta, minna-san juga bisa mengandalkan bus... tapi... kalau minna-san dikejer waktu, saya kurang menyarankan menggunakan bus,  karena bus tidak punya jalur tetap seperti di kereta, jadi minna-san harus tau dan yakin dengan nomor bus nya... karena kalau salah naik bus, bisa-bisa minna-san malah turun ditempat yang aneh... Mau ke Fuji malah ke Aokigahara... kan serem... (=_=;)
Jadi kalau mau naik bus, tidak dianjurkan bagi yang bawa keluarga. Kalau sendiri, kalian nyasar, masih seenggaknya tanggung jawab kalian cuma terhadap diri kalian sendiri, klo nyasar ama temen-temen kan susah rame-rame, alias minna-san bisa dapet pengalaman yang tidak terlupakan bersama. :P{sapa bilang nyasar berarti sial? Wong klo kalian nyasar, kalian akan mendapatkan petualangan yang seru.)
! oh ya klo kalian nyasar disana, don’t worry! Ada pak polisi dan taxi yang siap mengantar kalian kembali ke hotel, asal kalian punya alamat hotelnya. (so, tips dari aku, setiap kali kalian tiba di hotel, segera mintalah kartu namanya. Jadi kalau sekali waktu kalian nyasar, kalian bisa tunjukin dimana kalian menginap, so kalian bisa diantarkan sampai hotel.)

4. Kalau jalan sendiri, plusnya, terutama bagi kalian yang ingin memperlancar bahasa asing, inilah kesempatan kalian untuk melakukan uji coba. Dan berhubung kalian adalah satu-satunya harapan bagi kelompok jalan kalian, maka segala hal yang berhubungan dengan tanya-tanya dan komunikasi… pastinya akan dibebankan pada kalian. No need to be worry! Kalian bisa mengerti bahasa mereka kok! Hanya perlu keberanian untuk mencoba. Salah? It’s fine! Namanya juga belajar. Aku juga gitu kok, waktu aku ke Jepang bulan Oktober yang lalu. Karena kebetulan di keluarga ku cuma aku yang bisa bahasa Jepang, makanya waktu aku ke sana justru keluargaku memintaku yang menjadi pemimpin perjalanan. So disana memang capek, tapi terus terang setelah pulang dari sana, aku puas banget bisa nyoba mempraktekan seberapa jauh kemampuan bahasa Jepang yang kumiliki. Yah meskipun sejatinya aku sering ngomong blepotan… tapi untungnya disana orang-orangnya baik dan ramah. Disana aku juga jadi belajar untuk lebih memahami istilah-isitlah yang aku belum kenal.

Kalau menurut pengalamanku pergi sendiri maupun pergi dengan agen travel, keduanya sama-sama menyuguhkan keunggulannya sendiri. Tapi balik lagi kediri kita masing-masing karena apapun pilihannya minumnya *** ***** ***** eh… salah…
Maksudnya apapun pilihannya, semua ada untung dan ruginya, tergantung mana yang kita suka.
Kalau aku, terus terang lebih suka pergi sendiri, karena dengan pergi sendiri banyak pengalaman yang secara langsung bisa kurasakan, selain itu pergi sendiri lebih memberikan tantangan maksimal untuk aku bisa memaksimalkan kemampuan bahasa yang kumiliki. :3

Jadi minna-san mana pilihan kalian untuk jalan-jalan nanti?
Kalau pergi Ke Jepang aku akan kasih tips-tips nya.



No comments:

Post a Comment